…masa mudamu…


Dalam satu kesempatan di status fbook,saya menulis “what stories when you getting older?Proudness or regretness..

Jawabannya? Sudah pasti berbeda-beda, terletak pada masing-masing kita, karena kitalah yang menjalani kehidupan, kitalah yang menentukan keputusan demi keputusan dalam hidup, kitalah yang memilih mau menjalani seperti apa dan bagaimana kehidupan ini.

Layaknya pertumbuhan sebuah benih, ada masa di mana kita menabur dan ada masa di mana kita menuai hasil taburan.Bukankah hal tersebut berlaku juga dalam kehidupan?Keberadaan kita sekarang adalah akibat dari hal2 yang kita lakukan di masa lampau.Kita bisa mendapatkan pekerjaan karena ada usaha yg kita lakukan sebelumnya,mungkin lewat studi,ketrampilan,kursus,dsb.Kita kuliah karena kita telah melewati masa sekolah,kita bisa punya sahabat karena kita dan sahabat kita telah melewati masa di mana kita saling bergesekan satu dengan yang lain dan tetap bertahan serta saling percaya,dsb,bahwa apapun yang bisa ada hari ini, itu adalah akibat dari apa yang telah kita lakukan dahulu.Apa yang kita tabur,itu juga yang kita tuai.

Setiap tahun di tanggal tertentu kita merayakan ulang tahun.Menjadi sebuah “ritual”,untuk membuat sebuah harapan yang baru,”make a wish”.Sadarkah bahwa semakin kita merayakannya,umur semakin bertambah dan kenyataannya bahwa masa hidup semakin pendek?Pertanyaannya apakah kita hanya sekedar bertambah tua atau kita semakin menjadi dewasa dan bijak dalam menjalani hidup?Banyak orang yang saya perhatikan hanya sekedar bertambah tua tetapi tidak bertambah dewasa.Ingat bahwa umur tidak menentukan dewasa tidaknya seseorang.

Life is like a roll of toilet paper.Hidup seperti gulungan tisu toilet, semakin dekat ujungnya semakin cepat perputarannya. Hidup pada umur 10-20, terasa begitu lambat waktu berputar,di umur 21-39,waktu seakan begitu cepat dan ketika memasuki usia 40 dst,waktu sangat cepat berlalu dan kita mulai terkejar-kejar untuk banyak hal yang belum kita lakukan sebelumnya. Mungkin kita akan sering berkata seandainya dulu,seandainya…seandainya dan seandainya..

Jadi,ada masa di mana kita seharusnya benar2 memaksimalkan setiap bakat dan potensi yang ada dalam hidup. Dan seharusnya hal tersebut terjadi pada masa muda kita. Karena kebanggaan orang pada saat tua adalah masa mudanya. Apa yang telah ia lakukan dan capai di masa mudanya,hal tersebut yang akan diceritakan pada generasi di bawahnya.

So,menjadi perenungan sekarang, apa yang telah/sementara kita lakukan dengan masa muda kita? Apakah kita belajar memaksimalkan setiap hal yang Tuhan boleh taruh dalam hidup atau kita menyia-nyiakan bahkan mungkin menguburkannya?Apakah kita mau terus belajar atau kita berhenti di titik tertentu.

Masa muda adalah masa di mana kita berusaha untuk meraih setiap apa yg menjadi mimpi dan harapan yang ingin kita capai dan akan kita nikmati kelak di masa mendatang/masa tua.Kita harus seproduktif mungkin,kreatif,membangun relasi sebanyak2nya,terus belajar dan berkarya,mengembangkan potensi dan bakat,atau dengan kata lain menggunakan masa muda sebijak mungkin.Kejar dan bangun apa yg ingin dicapai.

Tetapi tidak sedikit juga dari pemuda/i menyia-nyiakan masa mudanya. Mereka terlalu cepat kecewa dengan keadaan sekitar,mereka menutup diri,mereka memilih mengeraskan hati,memilih “comfort zone”nya masing2,begitu “terkekang” oleh pacar mereka,sulit melepaskan masa lalu,bahkan memilih hidup sendiri tanpa mau berurusan dengan orang lain. Wow!! -ingat ini,untuk menumbuhkan karakter,kita butuh orang lain- Hal2 tersebut membuat sulit bagi mereka untuk mengeluarkan potensi terbaik yang sebenarnya mereka miliki. Sulit untuk berkonsentrasi karena pikiran selalu terbayang masa lalu,sulit menjadi kreatif karena takut kecewa lagi,sulit bersukacita karena banyaknya keluhan demi keluhan hidup yg sementara di jalani,sehingga mereka menjalani kehidupan seolah-olah di padang gurun.

Jika kita adalah orangnya,mulailah untuk mau melangkah keluar dari padang gurun. Belajarlah dari kesalahan2 yang pernah kita buat. Nobody is perfect!

Lakukan yang terbaik di masa muda kita.Apapun panggilan kita saat ini,entah pegawai,mahasiswa,wiraswasta,pelayan2,dsb.

Do ur best,let God do the rest and you will enjoy it when you are old.So when you getting older,most of your stories are about proudness..

Masa muda hanya terjadi sekali dalam hidup,you can’t turn back when you getting older,so enjoy and do it well..

The last,“Don’t underestimate yourself because you are young!”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s