Gathering Pemuda Hosana Maranatha Kakaskasen Tiga

Tak disangka pembicaraan “iseng-iseng” antara saya dan Ketua Rayon Hosana, saudara Christopher Pangalila alias Kres, malam sepulang Ibadah Evang Pemuda (sebutan Ibadah Pemuda di Menado) ternyata menjadi kenyataan yaitu pelaksanaan Gathering Pemuda. Ini adalah pertama kalinya dilaksanakan di  rayon ini, mungkin juga di Pemuda Maranatha Kakaskasen, jadi saya dah siap beban mental, doa juga pikiran, hehee.. Enam tahun lamanya saya mengurusi acara Gahthering di persekutuan Pemuda, yang namanya sama juga, yaitu Persekutuan Pemuda Oikumene Hosanna. Jadi untuk acara seperti ini, istilahnya udah hatam lha ya, hahahaaa…

Mengambil Tema “You are Precious” bertempat di Wiliam Resort, 3 – 4 November 2012, maka kami memulai acara Gathering ini, dengan satu tujuan untuk meningkatkan rasa kekeluargaan di rayon Hosana, sehingga datang ke persekutuan bukan sebagai suatu beban/kewajiban tetapi menjadi sebuah kerinduan untuk dapat bersama-sama bertumbuh dalam ikatan keluarga Tuhan..

Waktu menujukkan puluk 14.45, saya segera bergegas menuju rumah Jein Mantiri (checkpoint pertama kami). Dan seperti yang sudah diduga sebelumnya, baru beberapa ekor yang hadir, eh maksudnya beberapa orang, haha… Dan sama seperti gathering-gathering yang pernah saya ikuti, yang hadir tepat waktu adalah mereka yang masih terbilang muda, alias adik-adik (perenungan besar buat mereka yang dah merasa senior alias lebih tua). Setelah proses penjemputan dan pembujukan sana-sini, maka kami pun bergegas berangkat. Rombongan dibagi menjadi 2 kloter keberangkatan, ya mirip-mirip lha kloter keberangkatan Haji, bedanya kami berangkat pake mikrolet alias mikro, hahahaa…

Mikro cui (meskipun bukan ini yang kami naiki)

Setelah semuanya tiba dan terkumpul di Wiliam resort, langsung bergegas menuju aula untuk acara Ibadah Pembukaan. Waktu yang sudah molor jauh membuat Panitia harus memeras otak buat merampingkan acara.. Alhasil, Ibadah pembukaan baru dimulai sekitar pukul 17.30.. Dipimpin oleh Fesita Mongdong..

A corner of Wiliam resort

Suasana Ibadah Pembukaan

Setelah Ibadah Pembukaan, maka diadakan briefing, penjelasan tentang seluruh acara dan pembagian kamar serta kelompok. Ada 4 kelompok yang dengan kehebohannya masing-masing, mereka diberikan tugas pertama yaitu membuat yel-yel. Ice breaking awal dimulai dengan nama : “nama berantai”.Jadi masing-masing peserta memperkenalkan diri dengan nama-nama baru. Macam-macam nama yang muncul, saya ga hafal semuanya, mulai dari Paul, Rachel, Ipin, Upin, Haorang, Au, Lee, Patrick, Spongbob, Desi, Miki, hingga yang paling sulit Nyeknyobe,, apa coba, haha…

Suasana Ice Breaking “NAMA BERANTAI”

Acara pun dilanjutkan, kali ini dengan games “CAPIT KELERENG”.  Setelah itu persiapan MCK dan makan malam.

Capit Kelereng

Setelah acara makan malam, dilanjutkan dengan Sesi I, Brotherhood, yang dibawakan oleh Penatua Pemuda Marantha Kakaskasen Tiga, Indra Runtuwene, SE. Beliau menjelaskan mengenai pentingnya kebersamaan/kekeluargaan dalam sebuah persekutuan. Bahwa untuk menjalankan sebuah organisasi/persekutuan, perlu adanya topangan dari masing-masing anggota.

Brotherhood by Indra Runtuwene, SE (maaf gambarnya kabur)

Moderator, Pembicara, dan Notulen

Waktu telah menunjukkan pukul 22.00. Panitia membagikan kertas Penilaian, dimana seluruh anggota akan menuliskan positif dan negatif dari seluruh teman-teman berdasarkan pengalaman mereka bersama sekian lama. Teman-teman terlihat begitu antusias. Hal tersebut terlihat dari begitu seriusnya mereka, baik berkelompok, menyendiri hingga berbagai macam pose yang ada untuk mengisi kertas Penilaian tersebut.

Ujian🙂

Another pose of Ketua

Acara dilanjutkan dengan sesi II, The Values of Worship, Merajut Kembali Arti Ibadah Yang Sesungguhnya, yang dibawakan oleh Ketua Rayon II Hosana, Christopher Pangalila, S.Teol. Belaiau menjelaskan bahwa Ibadah bukan sekedar ceremonial/perayaan tetapi pelayanan/melayani dengan ketulusan/sikap yang benar. Bahwa hakekat Ibadah adalah kemauan  membentuk hubungan antara kita dan Allah, sehingga dibutuhkan suatu sikap ketulusan dan kesopanan.

Sesi II, The Values of Worship, Christopher Pangalila, S.Teol

Waktu telah menunjukkan pukul 00.30 di hari Minggu, 4 November 2012. Dinginnya malam tidaklah mengendurkan semangat kami untuk melaksanakan kegiatan selanjutnya, yaitu Malam Kebersamaan lewat Api Unggun. Kabut telah menyelimuti pekarangan Wiliam Resort, api telah membumbung tinggi dan masing-masing peserta telah membuat lingkaran. Acara pun dimulai lewat pembacaan kertas Penilaian Pribadi oleh masing-masing peserta. Dimulai dari Saudara Indra Runtuwene, Christopher Pangalila, dan akhirnya hujan. Saya curiga, begitu mendengar kertas penilaian saudara Christopher, Babe di Surga langsung menurunkan hujannya, haha… Dan kami pun masing-masing menyelamatkan diri ke arah dan tujuan yang benar, KAMAR TIDUR  Barak Lelaki… Dan acara pun berlanjut hingga jam 02.30 pagi, dengan kegiatan pembacaan kertas Penilaian Pribadi oleh hampir seluruh peserta. Beragam kisahnya, yang pasti masing-masing telah memberikan penilaian yang bakal jadi masukan dan pertimbangan bagi individu yang mendapatkannya..

Api unggun court

Another court

Pose 1

Another pose Share Penilaian

Pose 2

Hujan menemani kegiatan sharing Kertas Penilaian, malam makin larut menuju dini hari, ayam peranakan ke – 777, Ayam yang meng”kokoki” Petrus dah mulai berkokok berkali-kali, hahaha dan akhirnya acara pun selesai sekitar pukul 03.00 pagi dan masing-masing segera menuju ke tempat peristirahatannya masing-masing dan sesuai dengan gayanya masing-masing..

Efek dari tidur yang dah larut, teman-teman kesulitan untuk bangun sesuai dengan jadwal yang ada. Alhasil, ada beberapa kegiatan termasuk games outdoor yang sebenarnya bakal seru abis tetapi harus dipangkas karena teman-teman baru bangun (semuanya) sekitar pukul 08.00. Dan kampung tengah pun langsung diisi dengan sarapan pagi…

Waktu menunjukkan pukul 09.00 dan semua peserta sudah terkumpul. Kami memulai acara dengan kegiatan saat teduh kelompok. Dimana masing-masing kelompok yang dipimpin oleh ketuanya masing-masing dan adanya sharing kelompok.

SaTe Kelompok 1

SaTe Kelompok 2

SaTe Kelompok 3

SaTe Kelompok 4

Saya mendapatkan sesuatu dari sharing kelompok di sesi Saat Teduh ini. Saya bersama dengan Gaby, Andar, Rio, dan Nando. Ketika saya mencoba melemparkan pertanyaan “apa yang membuat kehidupan kita sampai sejauh ini, semakin tidak menghargai apa yang Tuhan telah berikan?”.  Hal ini pernah saya tanyakan juga ketika Gathering di lain persekutuan, dengan range umur yang hampir sama dengan teman2 sekarang, ternyata permasalahannya sama, yaitu ketika di sekolah dan bagaimana pergumulan bersama dengan orang tua. Yup dua hal tersebut menjadi salah satu tantangan dalam kehidupan pemuda. Dan yang membuat saya semakin bersemangat, ketika kami sudah selesai bersaat teduh, ternyata masih ada juga yang masih mau berbagi bagaimana kehidupan mereka, dan diskusi menjadi semakin menarik. Yang q dapetin “bahwa Tuhan tidak akan pernah meninggalkan kita, Dia tidak akan membiarkan kita sampai tergeletak” (Rio Parera).. Thanks for Rio,.

Acara berlanjut dengan games2 indoor, diantaranya Estafet Karet dan Kata Berantai..

In action

In action 2

In action 3

Perut mulai keroncongan, sekeroncong Bengawan Solo, dan makan siang telah tersedia. Dalam sekejap, semua telah tertib teratur menyantap makanan yang ada. O ya, ada yang menarik dalam acara makan siang ini. Dikaitkan dengan ungkapan syukur dari teman kita, Angel Supit, yang boleh bertambah usia setahun. Dimulai dengan acara pemasangan  dan peniupan lilin hingga making wish. Dan yang tak kalah seru ketika diberikan kesempatan 2 orang untuk boleh memberikan ucapan selamat dan sepatah dua kata secara langsung kepada Angel. Dan yang berani melakukannya siapa lagi kalo bukan Rio dan Rianly alias Juku🙂 so makin seru saat teman2 menyoraki mereka berdua..

Her b’day Angel Supit

1st challengger Rio

2nd challenger Rian aka Juku

Waktu menunjukkan pukul 11.00 ketika sesi II, dengan tema Knowing You More, yang dibawakan oleh Gloridei Kapahang, S.Psi, M.A. dimulai. Beliau membagikan tentang jenis-jenis kepribadian yang ada dan diharapkan peserta mampu untuk mengenal jenis kepribadiannya masing-masing. Meskipun ini baru sebagai pengantar awal, dengan menjelaskan secara permukaan bagaimana kepribadian masing-masing, tetapi setidaknya peserta mampu untuk mengetahui dan juga bagaimana menggunakan kepribadiannya untuk kemuliaan nama Tuhan. Bahwa masing-masing adalah pribadi yang unik dan berharga di mataNya. Saya juga mengikuti sesi ini, dan lewat penjelasan yang diberikan, maka saya termasuk pribadi yang reflektif dengan kode “INFJ “. Berikut uraiannya : Perhatian, empati, sensitif & berkomitmen terhadap sebuah hubungan, Sukses karena ketekunan, originalitas dan keinginan kuat untuk melakukan apa saja yang diperlukan termasuk memberikan yg terbaik dalam pekerjaan, Idealis, perfeksionis, memegang teguh prinsip, Visioner, penuh ide, kreatif, suka merenung dan inspiring, Biasanya diikuti dan dihormati karena kejelasan visi serta dedikasi pada hal-hal baik. Wow, kayaknya gua banget dahh, hahahaa… Dan profesi yang cocok sbb : pengajar, psikolog, dokter, konselor, pekerja sosial, fotografer, seniman, designer, child care, penulis, mandor, inspektur. Hmmpphh, so far most of them are my dreams...

Sesi II, Knowing You More, Gloridei Kapahang, S.Psi, M.A

Acara dilanjutkan dengan Ibadah Minggu oleh Pendeta Silvana Paat-Sakul, S.Th dengan tema You are Precious. Ibu Pendeta dalam pemamparannya menjelaskan bahwa kehidupan Pemuda seharusnya diisi dengan kegiatan-kegiatan yang bermakna dan dapat memberikan yang terbaik buat  sesama.  Juga diingatkan agar Pemuda tidak terjebak dengan jeratan-jeratan kuasa kegelapan yang ingin menjerumuskan kehidupan anak-anak Tuhan.

Ibadah Minggu, You Are Precious, Pdt. Silvana Paat-Sakul, S.Th

Dan dilanjtkan dengan acara apresiasi untuk semua teman-teman yang sudah melayani di Acara Gathering kali ini, mulai dari Tim Kerja, Pembicara-pembicara, Ketua-ketua Kelompok hingga Peserta Terbaik, di mana yang terpilih adalah saudara Frangky Surentu (Pria) dan Gaby Mongdong (Wanita). Panitia memberikan kenang-kenangan, juga sebuah pin merpati kepada mereka masing-masing, dengan harapan bahwa di Gathering berikut, pin tersebut akan kembali “diperebutkan”, entah tetap mereka sebagai peserta terbaik atau akan diberikan kepada orang lain..

Peserta  Terbaik Pria

Peserta Terbaik Wanita

Dan juga yang ditunggu adalah pengumuman kelompok terbaik, dimana pemenangnya adalah kelompok 2 (Ketua Gaby Mongdong), peringkat 2 kelompok 3 (Ketua Frangky Surentu) dan peringkat 3 kelompok 4 (Ketua Rianly Palawiten),,

Juara 2

Juara 1

Juara 3

Apresiasi Kepada Pdt. Silvana

Apresiasi kepada Pembicara Sesi III, Gloridei

Saling mengapresiasikan, Pembicara sesi I & Sesi II🙂

Kontingen Terpilih, hahaha

Dan akhirnya pukul 4.30 sore, kami mempersiapkan untuk pulang ke rumah masing-masing. Acara diakhiri dengan ucapan terima kasih oleh Penatua Indra Runtuwene dan Ketua Rayon Christophel Pangalila. Dan ditutup dengan perang tepung, telor dan air ke saudari Angel Supit..

Tepung dan Telor n mentega

Semoga lewat Gathering tahun ini, kebersamaan dan kekeluargaan teman-teman Pemuda rayon 2 Hosana semakin bertumbuh.. Tuhan memberkati… dan sampai bertemu di Gathering selanjutnya…

Keluarga Besar Rayon 2 Hosana Maranatha Kakaskasen Tiga

3 thoughts on “Gathering Pemuda Hosana Maranatha Kakaskasen Tiga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s