Wanita Dewasa

Di umur sekarang (27 tahun), membicarakan permasalahan menikah/pasangan hidup cukup krusial, hehehe.. Dalam beberapa kali kesempatan, saya coba untuk berbagi dengan mereka-mereka yang sudah mendapatkan atau mereka yang masih dalam tahap bergumul (lebih banyak sih berbagi dengan mereka yang masih sama-sama bergumul🙂 ). Dan dari berbagai jawaban yang berbeda-beda, saya mengambil kesimpulan bahwa pengambilan keputusan untuk mendapatkan pasangan hidup tergantung pada cara berpikir (kedewasaan), pengalaman, hingga siapa teman-temannya/lingkungan bergaul. Dalam hal ini, dengan siapa dia bergaul sangat mempengaruhi cara berpikirnya. Tidak salah memang bahwa kita adalah rata-rata karakter teman2 kita. Kalau teman-teman kita adalah mereka yang dewasa, maka kitapun akan terbawa pada pemikiran yang matang, tetapi kalau sebaliknya, ya maka kitapun akan semakin sempit terbawa pada pemikiran yang kekanak-kanakan..

Nah karena saya cowok, maka saya coba untuk berbagi dengan mereka para cewek tentang harapan-harapan mereka dari diri seorang pria. Nah dalam bulan ini tumben-tumbennya saya bisa sampe berbagi dengan beberapa cewek tentang bagaimana dan apa harapan mereka tentang relationship, dan saya cukup berani untuk menyebut mereka WANITA DEWASA. Tentu tidak semuanya, hany ada beberapa saja. Yang satu berprofesi dosen (M) dan yang satu sebagai pegawai PNS Pusat lembaga non departemen (F).

Saya bertanya kepada M bagaimana kriterianya dalam mencari PH, jawabannya yang bisa saya rangkum, bahwa dia butuh pria yang sudah bekerja dan cukup mapan dan matang. Yang pasti mampu untuk menafkahi sebagai seorang kepala keluarga kelak. Dalam hal ini, saya bisa menyimpulkan bahwa wanita butuh sosok pria yang mampu memberikan jaminan akan kebutuhan keluarga. Bukan berarti mereka matre. Saya sempat mengikuti acara Golden Ways-nya Pak Mario dan beliau mengatakan bahwa “Kalau pria tidak mempunyai uang, jangan berani berkata bahwa wanita adalah cewek matre”.. Super sekali Pak Mario, hehehe… Keinginan rasa perlindungan dan jaminan dari wanita sering disalah artikan pria bahwa mereka hanya ingin harta saja. Tak bisa dipungkiri bahwa ada juga wanita yang hanya ingin sekedar “mencukur” pria dan tujuan utama adalah harta. Tetapi saya yakin bahwa pemahaman teman saya ini adalah tentang bagaimana kemapamanan tidaklah identik dengan kekayaan/bergemilangan harta tetapi berbicara tentang perlindungan dan jaminan di masa yang akan datang. Bahkan teman saya ini sempat bercerita, bahwa ada teman cowoknya yang berusaha mendekat dan dia langsung ditanya-tanya tentang berapa gaji/pendapatannya. Lho ko jadi kebalik ya, haha.. Dia langsung merasa illfeel dan serta merta mengatakan bahwa banyak cowok maupun cewek di Menado ini (agak subjektif ya, tapi saya juga setuju dengan ini) yang hanya melihat dari fisik semata, entah itu materi ataupun harta. Padahal jauh lebih dari itu semua, kematangan dan kedewasaan sangatlah diperlukan..

Nah berikutnya teman saya berinisial F. Baru saja tadi pagi sampe siang, jari saya dibuatnya pegal, karena ber-bbm-an dengannya, sharing tentang kisah saya dan juga dia tentang relationship… Kali ini dari sisi kedewasaan iman yang mantap….🙂 Ada beberapa kutipan yang saya ingin bagikan lewat hasil perbincangan kami :

  • Kelemahan Cowok : Melupakan, sedangan Cewek : Mengingat
  • Banyak cewek memperdaya hatinya sendiri
  • Cewek ga bisa digantung, padahal cowok ga tega, ga tau ngomongnya gimana
  • Cowok juga harus bijak mendekati cewek ato ngajak cewek berdoa. Pastikan cewek itu cukup dewasa, dewasa menerima kemungkinan terburuk
  • Cewek-cewek juga harus rileks
  • Cewek yang dalam Tuhan ga akan gegabah dalam berinteraksi dengan lawan jenis. Kalopun salah, Tuhan akan belokkan.
  • Perasaan itu ada tergantung ato ga tergantung komitmen
  • Doa wanita : Tuhan tahu yang terbaik untukku. Orang dan waktunya aku serahkan padaMu. Jadilah yang Tuhan mau. Karena q udah bilang bahwa hidupku untukMu Tuhan.
  • Hati cewek jangan direbut karena itu miliknya Tuhan. Ga ada rumusnya ini itu, Tuhan penuh kejutan
  • Tuhan ga mungkin sia-siakan apa yang qta pertaruhkan
  • Nobody is perfect, Love is perfect
  • Love is patient…

Buat saya, cewek yang udah berpikiran seperti mereka, saya sebut sebagai WANITA DEWASA. Karena mereka telah menaruh dasar yang kuat dalam pemikiran mereka tentang kehidupan yang akan datang, dalam hal ini pernikahan kelak. Ingat bahwa pernikahan adalah milik mereka yang DEWASA, bukan anak kecil. Bukan mereka yang baru bertemu, ngeliat bawa lamborgini, pake parfum HUGO, jam Rolex, tas Furla, sepatu Chanel, cakep, ganteng, baik, rupawan dan menawan dan segera kita yakinkan itulah yang Dia sediakan buat kita.. Tapi marilah kita uji…

*tribute for Mike Lovihan (dosen UNIMA Tondano) dan Alfina Situmorang (Pegawai BPS Palangkaraya)..

Thanks for ur share…. Wanita Dewasa… On your journey to become and proof  for that…

Daripada kita sibuk mencari pasangan yang terbaik, adalah lebih baik kita sibuk mempersiapkan diri untuk menjadi yang terbaik buat pasangan kita kelak.. Kata Syahrini… ceetaaarrr🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s